Tuesday, June 13, 2017

JOVEM GLUBERRY, APAKAH ITU?

Jovem Gluberry itu apa sih? Jovem Gluberry: Adalah suplemen rahasia untuk sehat, cantik/ganteng, kulit putih & awet muda.

Komposisi :
Collagen Halal, Vit C, Antioksidan, Madu Hutan & strawberry flavour yg diformulasikan khusus utk memperbaiki, menyegarkan & menyempurnakan kebersihan, kecerahan & kekencangan kulitmu

MANFAAT UNTUK KULIT :
- Menurunkan pigmen gelap melanin
- Memutihkan kulit secara keseluruhan (permanen)
- Meratakan warna kulit yg belang menjadi putih
- Mencegah timbulnya jerawat & mempercepat proses penyembuhan jerawat
- Menghilangkan noda2 hitam bekas jerawat + flek2 akibat sinar matahari, faktor usia/KB
-Memutihkan bagian2 yg hitam pd ketiak, lutut, siku & selangkangan
- Mengurangi garis2 kecil & keriput
- Mengembalikan kulit & mendetoks kulit sehabis terkena krim2 bermerkuri
- Mengurangi kemerahan yg disebabkan peradangan atau kulit sensitif
- Menjadikan kulit lebih kencang, kenyal & elastis
- Kulit akan terasa cerah bersinar, segar & terlihat awet muda
- Mengurangi scar/bopeng pd kulit rusak
- Mengurangi berat badan

MANFAAT UNTUK KESEHATAN :
- Mencegah kanker
- Membuang zat2 beracun pd tubuh
- Menyembuhkan pusing2, migrain, vertiligo
- Membantu penyembuhan kolestrol, diabetes, Asma, sinusitis, TBC
- Mencegah berbagai macam penyakit akibat radikal bebas
- Mengurangi kerontokan rambut
- Menguatkan tulang
- Menghilangkan nyeri2 pd tulang
- Menambah stamina
- Menurunkan berat badan
- Utk Program Hamil

Halal MUI No. 07120025800415
Depkes RI P-IRT No: 613351 4030600-19

Aman buat Bumil & Busui
Aman buat penderita diabetes

Kamu atau mungkin pasanganmu mulai terlihat kurang menarik krn faktor usia/gaya hidup yg kurang sehat? Sedih dong..

Dg Produk Gluberry Collagen Drink yuk putar mundur wktu kembali ke tampilan usia kamu yg lbh muda. Tampil beda dr kamu yg dulu mungkin terlihat kusam, tua & lelah.

Atasi masalah diatas hnya dg 1 suplemen aja dg minum Gluberry Drink scr rutin 😊😊
Chat me Wa: 082199976000

Atau Anda Seorag Pengusaha? Punya bisnis?

Apabila Anda bergabung dengan kami, Maka Jovem Bluberry dapat Anda miliki, secara free...
Mau?

Bergabunglah bersama HCDA..! Iklan produk dan jasa Anda.. serahkan kepada Kami untuk membantu Anda..! Contak person: 082199976000

Monday, June 12, 2017

MENJELANG LEBARAN HARGA DAGING AYAM DIPREDIKSIKAN SEMAKIN MAHAL

 
Pasar Kroya, Kab. Cilacap
INFO KROYA, CILACAP - Awal puasa saja di tahun ini, daging ayam sudah berada di harga Rp. 27.000 per kilogram di daerah.

Hal ini membuat konsumen daging ayam semakin was-was, karena bisa diprediksian lebaran tahun ini akan semakin sulit jika harga daging naik.

"Gawe opore go bada si pimen? Regane mundak terus," kata seorang konsumen daging ayam.

Harga yang tidak pasti ini tidak hanya menyulitkan konsumen. Pedagang pun dibuat kebingungan akan hal ini.

Apalagi usaha-usaha makan di daerah yang membutuhkan daging ayam, naikin harga buat pelanggan warung makan kan ga enak, kalau ukurannya dikecilin apalagi.

Hal ini bisa membuat usaha masyarakat menjadi mati suri. Harga memang selalu berubah-ubah. Harapannya pada lebaran nanti harga daging ayam bisa turun per kilonya.

Pasokannya saja di daerah sebenarnya banyak, hanya saja harga pangannya yang katanya semakin mahal yang membuat peternak kebingungan saat akan menjual daging ayam ke distributor saat lebaran.

Harapannya pemerintah bisa lebih adil untuk masyarakat kecil.


BLANGKO E-KTP TIDAK KUNJUNG DATANG MASYARAKAT CILACAP DAN DAERAH LAIN MENGELUHKAN HAL TERSEBUT

Mesin Cetak E-KTP
INFO KROYA, CILACAP - Beberapa masyarakat daerah mengeluhkan blangko E-KTP yang katanya belum sampai di daerahnya. Padahal segala kepentingan yang bersifat umum di Indonesia sudah harus menggunakan E-KTP.

Namun, hingga sekarang Blangko E-KTP-nya sendiri tak kunjung datang ke daerah-daerah di Indonesia.Termasuk di beberapa Kecamatan di Kabupaten Cilacap.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cilacap mengaku sudah memastikan menerima jatah 10ribu blangko E-KTP, namun sepertinya hal tersebut masih juga belum sampai kepada tingkat Kecamatan.

Jumlah masyarakat sendiri di Kabupaten Cilacap sampai dengan 1.860.240 jiwa, dan hampir lebih dari setengahnya adalah orang dewasa.

Tentu jika hanya 10.000 blangko saja, mungkin sudah habis duluan di tingkat kota. Sementara masyarakat di kecamatan akan sulit untuk membuat E-KTP.

Beberapa bulan ini, tren calo agak marak di beberapa daerah karena sulitnya untuk membuat E-KTP. Hal ini tentunya berbahaya untuk hukum yang berjalan di negeri Indonesia.

Sampai pada saat ini mungkin aktivitas pencetakan E-KTP masih belum berlangsung kembali ditingkat kecamatan.

Padahal pihak kecamatan pada awal bulan ini sudah menerima alat untuk mencetak E-KTP. Informasi yang dihimpun, baru ada 10 kecamatan yang menerima mesin tersebut dari 24 kecamatan di Cilacap. Mesin pencetak e-KTP ini bermerk FARGO HDP5000/HDP ii Plus buatan Tiongkok.

Kata petugas alatnya memang sudah siap, namun blangkonya masih menunggu dari Jakarta. Dengan demikian pencetakan E-KTP baru bisa dilakukan di tingkat kota.

Untuk tingkat Kecamatan, katanya hanya 400 blanko saja yang akan diterima. Sedangkan di Kecamatan Kroya saja sudah melebihi 10.000 permintaan.

Apa yang disediakan sangat jauh dengan permintaan masyarakat.

Lagi-lagi masalahnya adalah di blangkonya.

Dana yang begitu besar mengalir untuk pembuatan E-KTP kemana?

FESTIVAL CABAI YANG KIAN RAMAI KARENA HARGANYA SEMAKIN NAIK

Mengukur tinggi tanaman Cabai di Festival Cabai Kroya
INFO KROYA, CILACAP - Harga cabai sejak awal puasa hingga menjelang lebaran terus menaik. Banyak ibu rumah tangga yang mengeluhkan hal ini.

Namun berbeda dengan masyarakat di kecamatan Kroya yang memiliki tanaman cabai. Meskipun harga cabai naik, mereka bukannya sedih malah senang. Wajar saja karena mereka memiliki produk cabai tersebut.

Beberapa waktu yang lalu di daerah Kroya, Cilacap diadakan festifal cabai yang mungkin baru didengar oleh masyarakat Cilacap sendiri.

Informasinya yang kurang padat membuat masyarakat Cilacap tidak tahu bahwa festival ini berlangsung. Hanya kalangan elit saja yang mengetahui informasi tersebut.

Tanaman cabai di Kroya memang spesial. Selain harga cabainya yang semakin hari semakin menguntungkan penanam, pertumbuhan tanaman cabai juga memberikan kadar oksigen yang baik untuk dijadikan tanaman hias.

Di festival tersebut, cabai tidak hanya dipetik untuk dinikmati hasilnya, tetapi tinggi dan kesuburan tanaman cabainya pun diukur dan dinilai oleh dewan juri.

Sebanyak 133 kelompok siswa dari 70 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah se-kecamatan Kroya, ikut serta dalam festival cabai di UPT Dinas P dan K Kecamatan Kroya pada hari Senin, 27 Maret 2017.

Festival ini diharapkan dapat memotivasi anak sejak dini untuk rajin menanam tanaman, meskipun lahan tanah semakin sedikit. Kita bisa menggunakan pot untuk tanaman cabai, jika kita tidak memiliki lahan yang luas di rumah.

Dari beberapa tanaman memang hasilnya berbeda-beda. Ada yang kualitasnya sangat baik, ada pula yang biasa saja atau bahkan gagal / kurang baik. 

Pemeliharaan tanaman cabai memang agak sulit. Karena itu dibutuhkan pendampingan lebih lanjut dari Dinas Pertanian agar hasilnya bisa dimaksimalkan. 

Seharusnya masyarakat sadar akan hal ini.

Kita bisa meniru anak-anak untuk memulai hal-hal kecil seperti ini. Karena suatu saat mungkin akan menjadi aset yang baik untuk negara kita.

Source: http://radarbanyumas.co.id

Monday, June 5, 2017

BELAJAR DARI SANG SURYA

Di sebuah kota tinggallah dua orang bijak yang sudah hidup bersama selama 30 tahun. Selama itu mereka belum pernah sekalipun bertengkar. Suatu hari seorang dari mereka berkata, ''Tidakkah kau berpikir bahwa inilah saatnya kita bertengkar, paling tidak sekali saja?''

Kawannya menyahut, ''Bagus kalau begitu! Mari kita mulai. Apa yang harus kita pertengkarkan?'' Orang bijak pertama menjawab, ''Bagaimana kalau sepotong roti ini?''

''Baiklah, marilah kita bertengkar karena roti ini. Tapi, bagaimana kita melakukannya?'' tanya orang bijak kedua. Orang bijak pertama lalu berkata, ''Roti ini punyaku. Ini milikku semua.'' Orang bijak kedua menjawab, ''Kalau begitu, ambil saja.''

Para pembaca yang budiman, alangkah damainya dunia ini kalau kita semua berperilaku seperti dua orang bijak tersebut. Coba Anda renungkan, bukankah pertengkaran, perselisihan, dan peperangan yang terjadi di dunia ini bersumber dari keinginan kita untuk meminta sesuatu dari orang lain? Kita suka meminta, tapi sayangnya kita tak suka memberi. Di rumah kita meminta perhatian pasangan kita, meminta anak-anak memahami kita, meminta pembantu melayani kita. Di tempat kerja, kita meminta
bantuan bawahan, meminta pengertian rekan sejawat, dan meminta gaji yang tinggi pada atasan. Di masyarakat, mereka yang mengaku sebagai pemimpin selalu meminta pengertian dan kesabaran masyarakat, meminta masyarakat hidup sederhana dan mengencangkan ikat pinggang.

Bahasa kita sehari-hari adalah ''bahasa'' meminta. Mengapa kita suka meminta tetapi sulit memberi? Ada logika yang sepintas lalu masuk akal. Logika tersebut mengatakan, ''Dengan meminta milik Anda akan bertambah, sebaliknya dengan memberi milik Anda akan berkurang.'' Pikiran semacam ini menimbulkan ketamakan dan perasaan takut untuk berbagi.

Padahal hukum alam menyatakan yang sebaliknya. Justru dengan banyak memberi, kita akan banyak pula menerima. Coba perhatikan orang yang disenangi dalam pergaulan. Merekalah orang yang suka memberi. Sebaliknya orang-orang yang dibenci adalah orang yang pelit dan tak pernah memberi.

Keinginan untuk memberi tak ada kaitannya dengan banyaknya harta yang kita miliki. Ada orang yang kaya raya tapi sulit sekali memberi. Mereka selalu mengatakan, ''Kalau banyak memberi, kapan saya bisa kaya seperti ini?''

Mereka tak mau memberi karena takut miskin. Seolah-olah dengan memberi mereka akan terkuras habis. Mereka sesungguhnya orang yang benar-benar miskin. Karena bukankah ketakutan akan kemiskinan merupakan kemiskinan itu sendiri?

Sebaliknya ada orang yang sederhana tetapi senantiasa mau berbagi dengan orang lain. Mereka inilah orang-orang yang kaya. Yang menjadikan kita kaya sebenarnya bukanlah seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita berikan kepada orang lain.

Sumber kekayaan yang sejati sebenarnya terletak di dalam diri kita sendiri. Sayangnya, banyak orang tak sadar. Mereka sibuk mengumpulkan permata dan berlian, lupa bahwa permata yang ''asli'' sebenarnya ada di dalam diri kita sendiri.

Namun, hal itu tak terjadi begitu saja. Ibarat menggali permata yang ada di dalam bumi, Anda juga harus melakukan penggalian ke dalam diri kita. Nah, begitu Anda melakukan perjalanan ke dalam, Anda akan mulai merasakan efeknya.

Mula-mula, beberapa masalah fisik yang berlarut-larut akan terhapuskan, kemudian masalah-masalah emosi yang pelik akan terselesaikan. Teruskan menggali, Anda akan merasakan hidup yang bermanfaat, dan akhirnya akan timbul suatu kesadaran bahwa kita semua adalah satu dan tak bisa dipisah-pisahkan.

Untuk bisa menggali, Anda perlu menemukan kuncinya. Tanpa kunci ini perjalanan Anda akan sia-sia belaka. Anda ingin tahu kuncinya? Jawabnya adalah: dengan memberi kepada orang lain! Jangan salah, memberi tak selalu harus berkaitan dengan materi dan uang.
Kahlil Gibran mengatakan, ''Bila engkau memberi dari hartamu, tiada banyaklah pemberian itu. Bila engkau memberi dari dirimu itulah pemberian yang penuh arti.

'' Ada banyak sekali kesempatan bagi kita untuk memberi. Anda bisa memberikan perhatian, pengertian, waktu, energi, pemikiran, pujian, dan ucapan terima kasih. Anda bisa memberikan jalan bagi pengendara mobil lain di jalan raya. Anda juga bisa sekedar memberikan senyuman. Hal-hal yang sederhana ini dapat berarti banyak bagi orang lain.

Orang yang enggan memberi adalah mereka yang tak pernah belajar dari kehidupan itu sendiri. Padahal esensi kehidupan adalah memberi. Tuhan sebagai sumber kehidupan adalah Sang Maha Pemberi. Lihatlah, betapa Tuhan telah memberikan segalanya tanpa pilih kasih, tak peduli kita baik ataupun jahat. Inilah unconditional love, sebuah cinta tanpa syarat.

Seorang ibu juga adalah pemberi yang tulus, yang telah memberikan seluruh hidupnya untuk anak-anak yang dicintainya. Sebuah lagu menggambarkan hal ini dengan sangat indah, ''Kasih ibu kepada beta/Tak terhingga sepanjang masa/Hanya memberi tak harap kembali/Bagai sang surya menyinari dunia.''

Sumber: Belajar dari Sang Surya oleh Arvan Pradiansyah, Penulis Buku You Are A Leader! Dosen FISIP UI dan Pengamat Manajemen SDM



KISAH ORANG BUTA

Seorang anak laki-laki tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia mengangkat sebuah papan yang bertuliskan: 'Saya buta, tolong saya.' Hanya ada beberapa keping uang di dalam topi itu.

Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis. Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin banyak orang memberi uang ke anak tuna netra ini.

Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah kakinya dan bertanya, 'Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi? Apa yang bapak tulis?'

Pria itu berkata, 'Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran.. Saya menyampaikan apa yang kamu telah tulis dengan cara yang berbeda.'

Apa yang ia telah tulis adalah: 'Hari ini adalah hari yang indah dan saya tidak bisa melihatnya.'

Bukankah tulisan yang pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja? Tentu arti kedua tulisan itu sama, yaitu bahwa anak itu buta. Tetapi, tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan, tulisan yang kedua mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah beruntung bahwa mereka dapat melihat. Apakah kita perlu terkejut melihat tulisan yang kedua lebih efektif?

Moral dari cerita ini:

Bersyukurlah untuk segala yang kau miliki. Jadilah kreatif. Jadilah innovatif. Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda dan positif. Ajaklah orang-orang lain menuju hal-hal yang baik dengan hikmat. Jalani hidup ini tanpa dalih dan mengasihi tanpa rasa sesal.

Ketika hidup memberi engkau 100 alasan untuk menangis, tunjukkan pada hidup bahwa engkau memiliki 1000 alasan untuk tersenyum. Hadapi masa lalumu tanpa sesal. Tangani saat sekarang dengan percaya diri. Bersiaplah untuk masa depan tanpa rasa takut.

Peganglah iman dan tanggalkan ketakutan. Orang bijak berkata, 'Hidup harus menjadi sebuah proses perbaikan yang terus berlanjut, membuang kejahatan dan mengembangkan kebaikan...

Jika engkau ingin menjalani hidup tanpa rasa takut, engkau harus memiliki hati nurani yang baik sebagai tiketnya. Hal yang terindah adalah melihat seseorang tersenyum. Tapi yang terlebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya !!!

Demikian kisah orang buta yang menarik untuk ditelaah dan dijadikan inspirasi buat kita.

Sumber: Anonymous

Monday, May 29, 2017

SUDAHKAH ANDA MEMBAYAR DIRI DENGAN MENABUNG?


"Raihlah Sebanyak Mungkin, Tabunglah Sebanyak Mungkin, Dan Berikanlah Sebanyak Mungkin". By John Wesley.

Sudahkah Anda mempersiapkan diri untuk masa depan? Sudahkah Anda menabung? Saran terbaik dari simbah nenek moyang kita adalah, "... Anda harus memulai untuk menabung ‘menyisihkan dana secara regular untuk diinvestasikan guna mencapai tujuan’." Anda sepakat?

Kata para pakar perencana keuangan : “Tidak seorangpun menjadi kaya hanya karena penghasilannya besar. Kekayaan menjadi nyata bila Anda menyimpan atau menyisihkan dana setiap bulannya dan menginvestasikannya”.

Banyak orang berpikir, yang menurut hemat kami kurang logis; “Bila saja saya menghasilkan lebih banyak,  maka semua keadaaan akan lebih baik.”

Realitasnya, dengan meningkatnya pendapatan pasti akan selalui dibarengi dengan kenaikan standar hidup atau gaya hidup. Sehingga Anda akan tetap membutuhkan hampir semua penghasilan bulanan yang Anda peroleh dengan kerja keras. Kenyataannya, bila individu atau keluarga gagal merencanakan menabung—saving goals—maka mereka hanya akan menambah hutangnya.

Kami punya solusi untuk Anda, bagaimana menabung bisa menjadi sangat menyenangkan dan mudah dilakukan:

Sekaranglah Anda harus memulai untuk menabung. Banyak orang gagal dalam melakukan dan tetap menabung karena mereka memaksakan dirinya dengan jalan mengurangi kebutuhan setiap bulannya. Mereka memangkas sedikit pengeluaran di sini dan di sana. Walau sudah melakukan hal itu tetap saja mereka hanya dapat menyisihkan sedikit setiap bulannya.

Mungkin ada baiknya bila Anda mengubah skenario. Bila dipelajari Anda membayar orang lain terlebih dahulu bukannya diri Anda sendiri. Anda membayar tukang sayur bila Anda membeli sayur, Anda membayar tukang potong rambut langganan Anda apabila selesai menata rambut Anda. Tetapi pertanyaan yang harus dijawab adalah kapan Anda membayar untuk diri Anda sendiri?

Jadi, sudah sebaiknyalah Anda membayar untuk diri Anda sendiri sebelum Anda membayar untuk orang lain. Menurut hemat kami, ada jalan di mana Anda dapat membayar untuk diri Anda sendiri, dengan menyisihkan 10 persen dari penghasilan bulanan setiap bulannya di depan. Jangan setelah Anda menggunakannya selama sebulan atau apa yang tersisa tapi Anda harus menyisihkannya di muka.

Keajaiban akan datang! Apabila Anda mengikuti petunjuk para pakar perencana keuangan yang selalu berpesan: “Bayarlah untuk diri Anda sendiri sebelum Anda membayar untuk orang lain.”

Kami akan membantu Anda untuk menabung di tempat yang bagus dan terpercaya: "BUMIPUTERA"

Kami akan membantu Anda menuju masa depan yang cerah. Dan apabila Anda ingin meraih penghasilan yang tidak terbatas kami juga memberikan solusi untuk Anda .

Hubungi Kami segera :  Bp Suparno  NO HP: 081273579007 .
Insya Allah Kami akan silaturahim ke rumah Anda dan mari kita bicarakan MASA DEPAN!


Alamat:
Desa Jepara
Kecamatan Binangun
Kabupaten Cilacap. Jawa Tengah.

Dan banggalah menjadi bagian dari kekuatan anak bangsa sendiri. Kami lahir, besar dan kuat karena impian Anda.

Selamat pagi keluarga Bumiputera...

SELAMAT MENABUNG !

Tuesday, April 25, 2017

MENJELANG RAMADHAN JALAN RAYA BUNTU - SAMPANG MENGALAMI PERBAIKAN

Seperti tradisi-tradisi setiap tahunnya, arus mudik yang akan melewati jalur selatan pulau jawa selalu memerlukan perbaikan. Struktur tanah yang tidak stabil membuat jalanan menjadi cepat berlubang.

Menenggapi hal itu, pemerintah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperbaiki jalan raya Buntu - Sampang.

Terhitung sejak tanggal 20 April, jalan sudah mulai diperbaiki. Mengingat bulan Ramadhan semakin dekat.

Jalan yang berlubang dan bergelombang sudah mulai dikeruk oleh mesin-mesin berat. Perbaikan jalan ini pun untuk sementara membuat sedikit kepadatan di wilayah tersebut.

Kendaraan roda empat atau lebih rasanya harus menikmati perjalanan panjang setiap melalui jalan ini.

Ada pula jalan yang sudah selesai di aspal ulang.

Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat pada gambar yang berada dibawah ini:

Kendaraan Besar Sempat Mengalami Kemacetan di Jalan Raya Buntu - Sampang

Mobil Slender

Mobil Slender

Mobil Slender dan Alat Berat Lainnya

Jalan Jelek Dikeruk

Jalan Mulus Habis di Aspal

Beberapa Jalan Baru Sudah Bisa di Lewati
Sumber:
Ptt76, Sumpyuh.
www.skyscrapercity.com